Cashflow Quadran adalah Kuadran yang dibuat oleh Robert
Kiyosaki, seorang milyarder di Hawai. Cashflow Quadran mengelompokkan tipe
orang berdasarkan cara mereka memperoleh uang.
Inilah Quadran yang dimaksud :
Keterangan Quadran :
E = Employee (Karyawan)
S = Self Employed (Pekerja Lepas)
B = Business Owner ( Pemilik Bisnis )
I = Investor ( Penanam Modal )
Dimanakah Posisi anda sekarang ?
Kuadran E :
Mencari pekerjaan yang aman dan
menjamin, dengan bayaran tinggi dan bagus. Mendapatkan gaji tetap sehingga
penghasilan juga tetap (statis). Sekolah yang pintar dapat ijazah bagus,
melamar kerja. Bekerja untuk mencari uang, bekerja berdasarkan waktu, jam kerja
pukul 07.00 – pulang pukul 17.00 ( berangkat dari rumah pukul 06.00 karena takut
terlambat, datang sampai rumah pukul 20.00 karena terjebak macet dijalanan ) Waktu
menjadi terbatas, penghasilan pun terbatas. Terkena resiko PHK juga resiko umur
pensiun. Resiko sakit, ijin kerja, pajak penghasilan, alhasil pendapatan gaji
berkurang. Mental E yang terpuruk, jumlah pendapatan kurang dari jumlah
pengeluaran, uang gaji habis diawal bulan, selalu belanja barang-barang
konsumtif. Mental E yang cerdas, menyisihkan pendapatan untuk membeli aset,
bekerja keras sampai waktu tertentu, hingga uangnya menggantikan posisi dia
untuk bekerja menghasilkan uang kembali.
Kuadran S :
Bekerja berdasarkan tarif.
Dokter, Pengacara, Konsultan, Selebriti. Diperlukan keahlian atau skill yang
mumpuni. Resiko mental S, resiko berhenti bekerja misal karena sakit, maka
pemasukkan pun akan terhenti.
Kuadran B :
Memiliki bisnis yang berjalan,
menciptakan sistem, memiliki sumber daya manusia, karyawan dan orang
kepercayaan. Tidak terkena resiko usia. Masih bisa mendapatkan uang walau tidak
bekerja.
Kuadran I :
Uang bekerja untuk dirinya, hidup
dengan rasa nyaman yang tinggi, bekerja atau tidak penghasilan tetap masuk ke
kantongnya. Mendapatkan persentase keuntungan dari modal yang ditanamkan. Kekayaan
aset meningkat secara exponensial dari tahun ke tahunnya.
Golongan Kiri : E dan S, bekerja
dengan prinsip mencari rasa aman, menghindari rasa takut, bekerja mencari uang
bukan menciptakan uang.
Pesan Golongan Kiri : Belajarlah
yang rajin, biar dapat nilai baik dan ranking. Kuliahlah diperguruan tinggi
terbaik, dan dapatkan pekerjaan yang baik di perusahaan besar yang bonafide,
agar kamu sejahtera. Daftarlah sebagai pegawai pemerintah, kamu akan hidup tenang
dan terjamin sampai tua. tidak usah bisnis segala macam, nanti kamu ditipu
orang. Cepat cari kerja, jangan bisnis-bisnisan yang tidak menghasilkan.
Golongan Kanan : B dan I, bekerja
dengan prinsip mencari rasa nyaman dan kebebasan, mengelola resiko, bekerja menciptakan
uang, uang bekerja untuk mereka.
Pesan Golongan Kanan : Berbisnilah,
jangan cari kerja kalau ingin jadi kaya. Selain belajar rajin disekolah,
belajarlah kecerdasan financial untuk menghasilkan uang sejak masih muda.
Kumpulkan uangmu, kemudian dibelikan aset sedikit demi sedikit. Buatlah
anggaran keuangan bulanan dan catatlah yang baik. Mulailah membangun bisnis,
jangan takut mengambil resiko, jika gagal, pelajarilah dimana letak
kesalahannya. Carilah faktor-faktor pendukung tingkat keberhasilan. atau
bangunlah bisnismu yang lain. Berinvestasilah sedini mungkin. Belilah properti,
pelajari tentang saham dan reksadana, Jangan boros, tabunglah uangmu. Hematlah,
belanja seperlunya.
Jadi bagaimana caranya untuk
menjadi golongan Kanan? Darimana harus memulai ?
Jika kita punya banyak waktu dan
uang, maka kita bisa langsung masuk ke kuadran I, namun jika kita tidak punya banyak
waktu dan uang, kita bisa memulai dengan kuadran B. orang yang sukses di kuadran B memiliki
kesempatan besar untuk menjadi I, karena para Investor menanam modal untuk
Bisnis “ B”
Hal mendasar pada kuadran B
adalah belajar sistem, membuat sistem, menciptakan sistem, menjalankan sistem
dan mengontrol sistem. Apabila sistem sudah berjalan produktif, maka waktu
luang akan semakin banyak, itulah saat yang tepat untuk menjadi I. Untuk
mencapai kuadran B, Robert Kiyosaki memberikan tiga jurus :
1. Mencari Pembimbing yang sudah
berada digolongan Kanan
2. Membeli Bisnis Waralaba (
Bisnis waralaba sudah memiliki sistem yang baik, anda tinggal menjalankan
sistem dan anda berkesempatan mempelajari sistem)
3. Bertukar Pikiran (Jadilah
gelas kosong, jadilah manusia pembelajar yang haus ilmu)



0 comments:
Post a Comment