Saturday, August 15, 2015


Cashflow Quadran adalah Kuadran yang dibuat oleh Robert Kiyosaki, seorang milyarder di Hawai. Cashflow Quadran mengelompokkan tipe orang berdasarkan cara mereka memperoleh uang.
Inilah Quadran yang dimaksud :


Keterangan Quadran :
E = Employee (Karyawan)
S = Self Employed (Pekerja Lepas)
B = Business Owner ( Pemilik Bisnis )
I = Investor ( Penanam Modal )
Dimanakah Posisi anda sekarang ?
Kuadran E :
Mencari pekerjaan yang aman dan menjamin, dengan bayaran tinggi dan bagus. Mendapatkan gaji tetap sehingga penghasilan juga tetap (statis). Sekolah yang pintar dapat ijazah bagus, melamar kerja. Bekerja untuk mencari uang, bekerja berdasarkan waktu, jam kerja pukul 07.00 – pulang pukul 17.00 ( berangkat dari rumah pukul 06.00 karena takut terlambat, datang sampai rumah pukul 20.00 karena terjebak macet dijalanan ) Waktu menjadi terbatas, penghasilan pun terbatas. Terkena resiko PHK juga resiko umur pensiun. Resiko sakit, ijin kerja, pajak penghasilan, alhasil pendapatan gaji berkurang. Mental E yang terpuruk, jumlah pendapatan kurang dari jumlah pengeluaran, uang gaji habis diawal bulan, selalu belanja barang-barang konsumtif. Mental E yang cerdas, menyisihkan pendapatan untuk membeli aset, bekerja keras sampai waktu tertentu, hingga uangnya menggantikan posisi dia untuk bekerja menghasilkan uang kembali.
Kuadran S :
Bekerja berdasarkan tarif. Dokter, Pengacara, Konsultan, Selebriti. Diperlukan keahlian atau skill yang mumpuni. Resiko mental S, resiko berhenti bekerja misal karena sakit, maka pemasukkan pun akan terhenti.
Kuadran B :
Memiliki bisnis yang berjalan, menciptakan sistem, memiliki sumber daya manusia, karyawan dan orang kepercayaan. Tidak terkena resiko usia. Masih bisa mendapatkan uang walau tidak bekerja.
Kuadran I :
Uang bekerja untuk dirinya, hidup dengan rasa nyaman yang tinggi, bekerja atau tidak penghasilan tetap masuk ke kantongnya. Mendapatkan persentase keuntungan dari modal yang ditanamkan. Kekayaan aset meningkat secara exponensial dari tahun ke tahunnya.
Golongan Kiri : E dan S, bekerja dengan prinsip mencari rasa aman, menghindari rasa takut, bekerja mencari uang bukan menciptakan uang.
Pesan Golongan Kiri : Belajarlah yang rajin, biar dapat nilai baik dan ranking. Kuliahlah diperguruan tinggi terbaik, dan dapatkan pekerjaan yang baik di perusahaan besar yang bonafide, agar kamu sejahtera. Daftarlah sebagai pegawai pemerintah, kamu akan hidup tenang dan terjamin sampai tua. tidak usah bisnis segala macam, nanti kamu ditipu orang. Cepat cari kerja, jangan bisnis-bisnisan yang tidak menghasilkan.

Golongan Kanan : B dan I, bekerja dengan prinsip mencari rasa nyaman dan kebebasan, mengelola resiko, bekerja menciptakan uang, uang bekerja untuk mereka.
Pesan Golongan Kanan : Berbisnilah, jangan cari kerja kalau ingin jadi kaya. Selain belajar rajin disekolah, belajarlah kecerdasan financial untuk menghasilkan uang sejak masih muda. Kumpulkan uangmu, kemudian dibelikan aset sedikit demi sedikit. Buatlah anggaran keuangan bulanan dan catatlah yang baik. Mulailah membangun bisnis, jangan takut mengambil resiko, jika gagal, pelajarilah dimana letak kesalahannya. Carilah faktor-faktor pendukung tingkat keberhasilan. atau bangunlah bisnismu yang lain. Berinvestasilah sedini mungkin. Belilah properti, pelajari tentang saham dan reksadana, Jangan boros, tabunglah uangmu. Hematlah, belanja seperlunya.
Jadi bagaimana caranya untuk menjadi golongan Kanan? Darimana harus memulai ?
Jika kita punya banyak waktu dan uang, maka kita bisa langsung masuk ke kuadran I, namun jika kita tidak punya banyak waktu dan uang, kita bisa memulai dengan kuadran B.  orang yang sukses di kuadran B memiliki kesempatan besar untuk menjadi I, karena para Investor menanam modal untuk Bisnis “ B”
Hal mendasar pada kuadran B adalah belajar sistem, membuat sistem, menciptakan sistem, menjalankan sistem dan mengontrol sistem. Apabila sistem sudah berjalan produktif, maka waktu luang akan semakin banyak, itulah saat yang tepat untuk menjadi I. Untuk mencapai kuadran B, Robert Kiyosaki memberikan tiga jurus :
1. Mencari Pembimbing yang sudah berada digolongan Kanan
2. Membeli Bisnis Waralaba ( Bisnis waralaba sudah memiliki sistem yang baik, anda tinggal menjalankan sistem dan anda berkesempatan mempelajari sistem)
3. Bertukar Pikiran (Jadilah gelas kosong, jadilah manusia pembelajar yang haus ilmu)




0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate

Buat Website Anda Sekarang

Hosting Indonesia

New Product

Hubungi Admin

Hubungi Admin

Blog Archive

Total Pageviews

Popular Posts

Banner1